Senin, 13 Maret 2017

Kewajiban Jangka Pendek dan Akuntansi Penggajian



                               
                                KEWAJIBAN JANGKA PENDEK

Kewajiban Jangka Pendek
Adalah utang yang diharapkan akan dibayar dalam jangka waktu satu tahun atau satu siklus operasi normal perusahaan
Jenis – Jenis Kewajiban Jangka Pendek
1.      Wesel Bayar
           Adalah utang wesel jangka panjang yang dilengkapi dengan surat – surat resmi seperti bukti tertulis secara formal .
Wesel bayar dibagi menjadi 2 macam, yaitu :
-  Wesel Bayar Berbunga
 yaitu bunga yang terlihat dengan jelas dan tercantum
-  Wesel Bayar Tidak Berbunga
 yaitu bunga yang tidak tercantum dengan jelas. Wesel bayar tidak berbunga terdiri dari 2 macam, yaitu :
·         Nilai Tunai      : Nilai yang harus dibayarkan ketika jatuh tempo
·         Nilai Nominal : Nilai yang diterima sebagai kas
    2.      Utang Pajak
            Adalah utang yang disetorkan kepada permerintah per bulan
    3.      Pendapatan Diterima Dimuka
            Adalah pembayarn dimuka atas barang atau jasa yang peyerahannya di waktu yang akan datang
    4.      Utang Jangka Panjang Yang Jatuh Tempo Tahun Ini
-  Jangka Pendek  : Utang yang jatuh temponya kurang dari 1 tahun
-  Jangka Panjang : Utang yang jatuh temponya lebih dari 1 tahun
Pelaporan Kewajiban Jangka Pendek Dalam Neraca
Terkandung informasi – informasi penting seperti jatuh tempo yang harus diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan
Kewajiban Kontinjensi
            Adalah potensi kerugian yang kemungkinan menjadi kewajiban actual di masa mendatang

Akuntansi Penggajian 
  Gaji      : Digunakan untuk administrative, jasa, manajerial, pembayarannya tariff per bulan 
Honor   : Digunakan untuk jasa – jasa professional
            Contoh : arsitek, pengacara 
Bonus   : Jika melampaui target diatas rata – rata
 
     Fungsi Kegiatan Penggajian
     1.      Pengangkatan pegawai : Tugas personalia
     2.      Perhitungan Waktu Kerja : Menggunakan kartu kerja
     3.      Pembuatan daftar gaji  :           -     Otorisasi
-          Persetujuan dari pengawas
     4.      Pembayaran Gaji 2 Macam : Cek, Cash                    

Potongan wajib
            Adalah potongan yang dilakukan oleh perusahaannya dari penghasilan kotor para karyawan. Potongan wajib terdiri dari : 
 Pajak Penghasilan Karyawan : Terdapat pada UU NO.7 tahun 1983 tentang penghasilan pajak 
Iuran Program Asuransi Sosial Tenaga Kerja (Astek) : Merupakan asuransi dari perusahaan 
Iuran Tabungan Hari Tua :     Dari perusahaan 1,5%
 Dari karyawan        1%
     Asuransi Kematian : 0,5 % 
     Potongan Sukarela : Penghasilan karyawan dipotong untuk tujuan bersama bisa secara
        kelompok atau perorangan
        Contoh : Koperasi

Minggu, 15 Januari 2017

Tugas Ilmu Alamiah Dasar " Dampak Perkembangan Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi"



 

Dampak Perkembangan Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi



Menurut saya teknologi dalam bentuk apapun akan sulit berkembang tanpa didukung oleh ilmu pengetahuan yang memadai. Ilmu pengetahuan juga sulit berkembang tanpa sarana pendidikan/laboratorium yang memadai, program nasional dan tradisi masyarakat yang menunjang. Ilmu pengetahuan dan teknologi adalah dua hal yang tidak terpisahkan karena teknologi memerlukan ilmu pengetahuan untuk berkembang, sebaliknya ilmu pengetahuan dapat berkembang dari pengalaman lapangan yang didapat oleh teknologi dalam praktek. Teknologi dapat diperoleh dari perkembangan keahlian-keahlian dan keterampilan tertentu dalam praktik dan terjadi dalam kurun waktu yang cukup lama tanpa intervensi yang terlalu banyak dari ilmu pengetahuan.

IPA dan Teknologi memiliki, banyak dampak positif dan negatif bagi kelangsungan hidup manusia, yaitu :
Dampak positifnya adalah, meningkatkan kamakmuran, misalnya dengan teknologi modern dapat diperoleh bahan dasar untuk keperluan industri mendapat bibit unggul, memanfaatkan hutan sesuai jenis dan fungsinya, mempermudah menghitung, komuniksai transportasi dsb. ( meningkatkan rasa percaya diri, tekanan kompetesi yg tajam  di berbagai aspek kehidupan sebagai konsekuensi globalisasi, akan melahirkan generasi yg disiplin, tekun, dan pekerja keras, keefektifan biaya dan waktu ).
Dampak negatifnya berupa penyempitan lapangan kerja merusak lingkungan terutama untuk teknologi Nuklir yang menggunakan Zat Radioaktif serta juga menimbulkan beberapa penyakit yang baru yang sulit di obati dan berbahaya. (Kenakalan dan tindakan penyimpangan dikalangan remaja, melemahkan rasa gotong royong dan saling tolong menolong, manusia menjadi malas ).
Dampak IPTEK Bagi Lingkungan Kehidupan Sosial, Ekonomi dan Budaya
Pengertian
IPTEK adalah akronim dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dimana dari akronim tersebut mempunyai artinya sendiri, baik Ilmu, Pengetahuan, maupun Teknologi.
Ilmu dapatlah dipandang sebagai produk, sebagai proses, dan sebagai paradigma etika.
  1. Ilmu dipandang sebagai proses karena ilmu merupakan hasil dari kegiatan sosial, yang berusaha memahami alam, manusia dan perilakuknya baik secara individu atau kelompok.
  2. Ilmu sebagai produk artinya ilmu diperoleh dari hasil metode keilmuan yang diakui secara umum dan sifatnya yang universal. Oleh karena itu ilmu dapat diuji kebenarannya, sehingga tidak mustahil suatu teori yang sudah mapan suatu saat dapat ditumbangkan oleh teori lain.
  3. Ilmu sebagai paradigma ilmu, karena ilmu selain universal, komunal, juga alat meyakinkan sekaligus dapat skeptis, tidak begitu saja mudah menerima kebenaran
Istilah ilmu yang dikemukakan di atas berbeda dengan istilah pengetahuan. Ilmu diperoleh melalui kegiatan metode ilmiah atau epistemology. Jadi, epistemology merupakan pembahasan bagaimana mendapatkan pengetahuan. Epistemologi ilmu tercermin dalam kegiatan metode ilmiah. Sedangkan pengetahuan adalah pikiran atau pemahaman di luar atau tanpa kegiatan metode ilmiah, sifatnya dapat dogmatis, banyak spekulasi dan tidak berpijak pada kenyataan empiris. Sumber pengetahuan dapat berupa hasil pengalaman berdasarkan akal sehat (common sense) yang disertai mencoba-coba, intuisi (pengetahuan yang diperoleh tanpa penalaran) dan wahyu (merupakan pengetahuan yang diberikan Tuhan kepada para nabi atau utusan-Nya).
1. Bagi Kehidupan sosial
Ada beberapa dampak positif dan negatif dari kemajuan teknologi informasi dalam kehidupan manusia di bidang sosial :
Dampak positif :
a)      Dalam lingkup pendidikan :
  • Dapat mencari informasi tentang tugas-tugas dengan cepat dan mudah.
  • Efisinsi waktu, karena dapat mengirim tugas via internet.
  • Membuat kegiatan belajar kita tidak terlalu jenuh dengan adanya internet.
b)      Dalam lingkup ekonomi :
  • Mempermudah orang melakukan bisnis dengan cara online.
  • Adanya persaingan antar perusahaan , sehingga mejadikan karyawan menambah skill mereka.
c)      Dalam lingkup sosial :
  • Kompetisi yang tajam sehingga menjadikan anak muda berwawasan luas.
  • Menjadikan mereka lebih percaya diri.
Dampak negatif :
a)   Dalam lingkup pendidikan :
  • Menjadikan remaja turun semangat belajarnya, dengan adanya game online, fb, twitter, dan jejaring sosial lainnya
  • Menyalahgunakan kegunaan internet dengan membuka situs dewasa
  • Menjadikan mental remaja merosot
b)   Dalam lingkup ekonomi :
  • Munculnya kecintaan pada produk-produk luar negeri
c)    Dalam lingkup sosial :
  • Meniru gaya hidup orang luar negeri
2. Bagi Kehidupan Ekonomi
Dalam bidang ekonomi teknologi berkembang sangat pesat. Dari kemajuan teknologi dapat kita rasakan manfaat positifnya dan ada juga sisi negatifnya antara lain:
Dampak Positif :
a.) Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi
b.) Terjadinya industrialisasi
c.)  Persaingan dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki
Dampak negatif :
a.) Terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak mempunyai kualifikasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan;
b.) Sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi yang ketat pada era globalisasi akan juga melahirkan generasi yang secara moral                  mengalami kemerosotan: konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang bermentalinstant;
c.) Kemajuan TIK juga pasti akan semakin memperparah kesenjangan sosial yang terjadi di masyarakat antara orang kaya dan orang      miskin;
memenuhi keinginannya.
3. Bagi Kehidupan Budaya
Ilmu pengetahuan dan teknologi sangat besar pengaruhnya dalam kehidupan berbudaya. teknologi sendiri dapat muncul dari ilmu pengetahuan yang selalu berkembang dari zaman ke zaman.
Namun, pengaruh Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dalam pembentukan budaya mempunyai dampak positf dan negatif. dampak positif pada pembentukan kebudayaan salah satunya adalah semakin berkembangnya daya pikir individu dalam suatu bidang, baik itu dalam bidang ekonomi, politik, pendidikan, dan lain sebagainya. selain itu, kemampuan individu dalam mencari informasi atau mengumpulkan data untuk bahan diskusi dapat mereka dapatkan dengan cepat dan akurat melalui media yang berbasis teknologi. dari kedua hal di atas, pengaruh dalam pembentukan kebudayaan akan dengan sendirinya muncul di dalam lingkungan masyarakat sebagai masyarakat modern.
Adapun dampak negatifnya seperti penyalahgunaan media teknologi sebagai sarana pencarian hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan ilmu pengetahuan. hal itu dapat membentuk kebudayaan yang rendah akan moral dan sumber daya manusia yang bobrok tak berkualitas sedikitpun.

http://salingsharesesama.blogspot.co.id/2017/01/pekembangan-iptek.html



Minggu, 20 November 2016

Perilaku Manusia Yang Menyebabkan Perubahan Tatanan Alam Maupun Budaya



Perilaku Manusia Yang Menyebabkan Perubahan Tatanan Alam Maupun Budaya

A.   Perilaku Manusia Yang Merubah Tatanan Alam

          1.    Penebangan pohon dan pembakaran hutan
Pepohonan sangat penting bagi kehidupan di Bumi. Jadi, penebangan pohon harus dilakukan secara hati-hati dan disertai dengan usaha pelestariannya. Penebangan hutan harus disertai dengan penanaman kembali benih-benih pohon yang telah ditebang. Benih-benih ini akan tumbuh dan dapat menggantikan pohon-pohon yang telah ditebang. Penebangan hutan liar mengurangi fungsi hutan sebagai penahan air. Akibatnya, daya dukung hutan menjadi berkurang. Hilangnya habitat dan makhluk hidup serta musnahnya spesies hewan dan tumbuhan dapat terjadi akibat penebangan pohon yang tidak terkendali. Ada lagi masalah yang timbul, misalnya tanah longsor, banjir, dan kebakaran hutan.
         2.    Perusakan Terumbu Karang
Terumbu karang merupakan rumah bagi hewan-hewan laut. Warnanya yang indah membuat sebagian masyarakat mengambilnya untuk dijadikan hiasan. Pengambilan ini tentu mengancam keberadaan terumbu karang. Akibatnya, ikan-ikan kehilangan tempat tinggal. Ekosistem laut menjadi terganggu. Jika dibiarkan, lambat laun ikan-ikan akan punah.
3. Penambangan pasir di laut
Kegiatan penambangan juga dapat mengubah permukaan bumi. Sebagian besar bahan tambang berada di dalam tanah. Pengambilan bahan tambang dengan cara digali atau ditambang. Selain penambangan terbuka dan penambangan bawah tanah, ada juga cara lainnya yaitu pengerukan. Pengerukan merupakan cara lain yang digunakan untuk mengumpulkan logam-logam yang terendap di dalam batuan di dasar sungai atau sumber air lainnya. Kegiatan ini menyebabkan abrasi dan rusaknya pantai sehingga merusak ekosistem laut. Kegiatan ini juga dapat menenggelamkan pulau dan memengaruhi keseimbangan ekosistem ikan dan makhluk air lainnya.
         4.    Pembangunan perumahan yang tidak terencana
Tempat tinggal merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Seiring bertambahnya jumlah penduduk, kebutuhan akan tempat tinggal tentu semakin meningkat. Akibatnya, terjadi perubahan penggunaan lahan. Lahan pertanian yang tadinya luas, sedikit demi sedikit berubah fungsi menjadi pemukiman. Dengan dibangunnya perumahan mengakibatkan berkurangnya hutan dan lahan pertanian.
          5.    Polusi
Pada kondisi normal, lingkungan berada pada keadaan yang sehat dan tidak membahayakan manusia. Namun, akibat aktivitas manusia yang berlebihan, timbul pencemaran lingkungan atau polusi yang justru membahayakan manusia itu sendiri. Polusi merupakan masuknya zat atau senyawa kimia atau bahan-bahan berbahaya lainnya ke dalam lingkungan pada kadar yang melebihi ambang batas toleransi yang dapat diterima manusia sehingga membahayakan manusia. Polusi juga dapat menyebabkan menurunnya kualitas lingkungan sehingga membahayakan makhluk hidup yang ada di dalam lingkungan tersebut. Zat-zat atau bahan yang menyebabkan terjadinya polusi dinamakan polutan.

B.   Perilaku Manusia Yang Merubah Tatanan Kebudayaan



1.    Modernisasi
    Modernisasi adalah suatu proses transformasi dari suatu perubahan ke arah yang lebih maju atau meningkat di berbagai aspek dalam kehidupan masyarakat. Secara sederhana, dapat dikatakan bahwa modernisasi adalah proses perubahan dari cara-cara tradisional ke cara-cara baru yang lebih maju dalam rangka untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat. Sebagai suatu bentuk perubahan sosial, modernisasi biasanya merupakan bentuk perubahan sosial yang terarah dan terencana. Perencanaan sosial (social planning) dewasa ini menjadi ciri umum bagi masyarakat atau negara yang sedang mengalami perkembangan.

2.    Globalisasi
         Istilah globalisasi berasal dari kata global atau globe (globe = bola dunia; global = mendunia). Berdasarkan akar katanya tersebut, dapat diartikan globalisasi sebagai suatu proses masuk ke lingkungan dunia. Pada era modern ini harus diakui bahwa peradaban manusia telah memasuki tahapan baru, yaitu dengan adanya revolusi komunikasi. Dengan cepat, teknik dan jasa telekomunikasi yang memanfaatkan spektrum frekuensi radio dan satelit ini telah berkembang menjadi jaringan yang sangat luas dan menjadi vital dalam berbagai aspek kehidupan dan keselamatan bangsa-bangsa di dunia. Pemanfaatan jasa satelit tidak semata-mata untuk usaha hiburan, namun berkembang secara meluas dan digunakan dalam teknologi pertelevisian, komunikasi, komputer, analisis cuaca, hingga penggunaan untuk survei sumber daya alam.





Sumber :
http://ngangsukawruhya.blogspot.co.id/2014/08/kegiatan-manusia-yang-merusak-lingkungan.html